AGRO INFO
Teknik Pola Tanam Pada Pertanian Organik
!alam menunjang keberhasilan suatu proses produksi pada pertanian organik harus diperhatikan dan menggunakan pola tanam yang selalu berubahf Pergantian atau penggunaan pola tanam yang
bermacam-macam bertujuan untuk menghindari adanya monotasi produksi“ sebagai konsevasi lahan“
serta mengatasi adanya tanaman pengganggu“ hama dan penyakit . Pada penggunaan pola tanam
memang secara khusus diterapkan karena daerah tersebut membutuhkan sekali konsevasi lahan“sering
adanya erosi“ tanah mudah longsor dan lain-lain. Maka dalam pertanian organik harus benar-benar
menerapkan jenis pola tanam yang benar-benar sesuai dengan keadaan setempat. Secara umum ada8
teknik pola tanam dalam pertanian organik yakni Rotasi.
Pergiliran tanaman“Alley Cropping dan
Multiple Cropping. Tumpang gilir.
Pada edisi ini dijelaskan dulu tentang Rotasi Metode yang lain
akan dibahas pada edisi berikutnya.
Rotasi/Pergiliran Tanaman:
Pergiliran tanaman pada budidaya organik mempunyai tujuan agar hama dan penyakit tanaman dapat
terputus atau berjalan satu musim saja“tidak menyerang pada tanaman yang ditanam pada periode
berikutnya. Pergiliran tanaman juga dapat memperbaiki tekstur tanah sekaligus strukturnya & hara.
pergiliran tanaman pada pertanian organik tidak dilaksanakan pada seluruh satuan luas yang bersamaan
melainkan perbaris atau bedengan dan saling berdekatan. Tanaman yang dapat dijadikan tanaman
pengganti digolongkan menjadi beberapa kriteria komponen tanaman yang dikonsumsi.
1. Tanaman yang ditanam untuk daunnya“ seperti: Bayam,Kol,Kangkung,Sawi, dan lain-lain.
2. Tanaman yang diambil untuk diambil buah&bijinya“ seperti: jagung“ tomat,cabe dan lain-lain
3. Tanaman yang ditanam untuk diambil akarnya/umbinya“ seperti: wortel,umbi jalar, dan lain-lain.
4. Tanaman dari jenis kacang. kacangan polong seperti: Kacang panjang, kacang tanah dan lain-lain
Home »Unlabelled »
Posted by Toko Online Pupuk Organik Nasa
Posting Komentar